Wakil Bupati Mojokerto Inginkan Koperasi Miliki Produk

 

Mojokerto, PipNewsJatim.Com – Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menilai bahwa koperasi harus berfikir dan bertindak out of the box. Salah satunya adalah dengan menggerakkan sektor usahanya menuju sektor produksi. Menurutnya, apabila koperasi tetap berada pada kondisi yang terjadi seperti saat ini. Maka koperasi akan stagnan dan tidak akan mengalami kemajuan yang signifikan. Hal tersebut disampaikan pada saat memberikan sambutan pada Rakerda Dekopinda Kabupaten Mojokerto, Rumah Makan ByPass Resto Mojokerto, Selasa (6/11/2018).

“Sektor produksi harus segera digerakkan. Kalau tidak, koperasi akan tertinggal”, Ujarnya.

Menurutnya sektor produksi akan mampu menjaga keberlangsungan dan eksisitensi koperasi karena ketika koperasi memiliki produk, maka secara otomatis kegiatan bisnis akan tercipta.

Pihaknya sangat optimis bahwa koperasi bisa menjadi badan usaha yang maju dan sejajar dengan badan usaha yang lain. Karena koperasi memiliki sumber daya yang komplet meskipun kemudian masih belum dioptimalkan.

Pungkasiadi menambahkan, diera modern seperti sekarang ini, koperasi jangan alergi dengan dunia digital. Diakui atau tidak saat ini masih banyak koperasi yang tidak memanfaatkannya. Padahal, apabila koperasi memangaatkan digitalisasi informasi tersebut, maka akan mempermudah pekerjaan dikoperasi dan mampu mendongkrak keuntungan dan SHU koperasi.

“Koperasi harus memanfaatkan digitalisasi informasi. Ia sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemajuan koperasi”, tutur Pungkasiadi yang juga merupaka Bendahara koperasi Rosan Kencana ini.

 

Koperasi Perlu Optimalkan Potensi Daerah

Di tempat yang sama ketua Dekopinwil Jatim, Drs. Ec. Tri Harsono mengaku bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap koperasi sangat tinggi. Menurutnya, datangnya Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi merupakan bukti nyata tingginya perhatian Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap koperasi. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar gerakan koperasi di Kabupaten Mojokerto harus meningkatkan perfomance. Yaitu harus sehat, baik usaha, keanggotaan maupun kelembagaannya.

“Datangnya Wabub itu tanda bahwa Pemda Mojokerto itu memiliki perhatian yang tinggi terhadap koperasi. Oleh karena itu, koperasi harus meningkatkan kualitas dan performence-nya”, ujar wakil ketua Induk Koperasi Karyawan ini.

Tri Harsono melihat bahwa di Mojokerto memiliki potensi daerah yang sangat potensial yaitu sektor parawisata yang perlu dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi. Menurutnya, perhatian Pemda Mojokerto perlu dimanfaatkan agar nantinya koperasi dapat dilibatkan dalam pengelolaan sektor parawisata.

“Koperasi harus mencoba mengelola Sektor parawisata. Tetapi dengan syarat, koperasi di Mojokerto harus sehat dan meningkatkan performance”, ujarnya.

Secara khusus Tri Harsono memberikan apresiasinya terhadap Dekopinda Kabupaten Mojokerto karena telah mampu melakukan Rakerda secara mandiri dan mampu mengadirkan Wakil Bupati pada acara tersebut.

“Dari 38 Dekopinda kabupaten kota di Jawa Timur, Dekopinda Kabupaten Mojokerto termasuk dalam 15 Dekopinda yang melaksanakan Rakerda. Semoga upaya yang dilakukan Dekopinda Mojokerto dapat memacu Dekopinda yang lain untuk segera melakukan Rakerda. Terima kasih dan selamat kepada Dekopinda Kabupaten Mojokerto, semoga sukses…”, pungkas Tri Harsono. [Elc]

 

Berita Lainnya