UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Prov. Jatim Gembleng Koperasi dan UKM Untuk Mencetak Wirausaha Baru Di Era Revolusi Industri 4.0

 

Malang, PipNewsJatim.Com – Kepala Seksi Penyelenggara Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Sutoyo menyampaikan bahwa Era Revolusi Induatri 4.0 merupakan peluang sekaligus tantangan bagi perkembangan perekonomian Indonesia. Menurutnya, revolusi Industri 4.0 menuntut adanya peningkatan kualitas SDM berupa skill bagi UKM, pengurus dan anggota koperasi.

“Revolusi Industri 4.0 itu merupakan peluang skaligus tantangan. Oleh karena itu, kami bertekad untuk terus melakukan pelatihan agar kualitas SDM kita bisa semakin meningkat”, ujar Sutoyo saat memberikan sambutapan pada Pelatihan Bagi Koperasi dan UKM, UPT Pengembangan Tenaga Kesejahteraan Sosial Jln. Panglima Sudirman 93 Rampal Malang. Senin, (25/03/2019).

Tidak hanya itu, Sutoyo berharap melalui berbagai pelatihan dan diklat dapat meningkatkan kemampuan teknis dan manajement yang diperlukan anggota dan pengurus koperasi dan UKM. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing koperasi dan UKM di Era Revolusi Industri 4.0. Menurutnya, yang terpenting adalah tetap berpedoman pada jati diri dan semangat luhur koperasi.

Perlu diketahui bahwa kegiatan tersebut dimulai sejak tanggal 25 – 29 Maret 2019. Dimana pesertanya adalah pengelola Koperasi dan UKM sebanyak 60 orang peserta yang terbagi dalam dua kelas dengan materi kelas A sejumlah 30 orang,15 orang dari anggota Asosiasi APU KW JATIM dan 15 Pelaku UKM.

Pada kelompok A, Materi yang disampaikan adalah Komunikasi Bisnis, pembukuan sederhana, strategi membangun bisnis, kemasan dan prosedur pengurusan HAKI. Sedangkan kelas B materi pelatihannya adalah Batik warna alami jumlah peserta 30 orang

Jalannya Pelatihan
Pelatihan tersebut dipandu oleh narasumber dan instruktur yang handal dibidangnya antara lain Bambang Sigit Pramono,S.Sos,M.Si dan Elok Ning Faikoh dari Widyaiswara UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Prov. Jatim. Narasumber dari CV Daun Agel (Faiqoh), Markaz Design (Hendrik), Kanwil Kemunhum dan Ham Jatim (Wiwin), Batik Manggur Kota probolinggo (Siti Malikha dan Sholihudin)

Dalam Sesi Penutupan perwakilan dari masing-masing kelas A dan kelas B turut dihadirkan untuk memberikan pesan, kesan dan kritikan yang membangun.

Sementara itu, diakhir kegiatan, Kepala Dinas UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Prov.Jatim Drs. Imam Sutrisno, MM. menyampaikan bahwa anggota adalah urat nadi dari koperasi yang memiliki peran yang sangat signifikan. Oleh karena itu perlu pendidikan secara berkelanjutan agar SDM anggota koperasi meningkat. Terutama dalam penguatan tata kelola koperasi serta penerapan digitalisasi agar koperasi lembaga usaha yang modern dan berdaya saing.

“Anggota itu memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan koperasi. Oleh karena itu, anggota harus diberi pelatihan agar kualitasnya meningkat. Sehingga secara otomatis akan mempengaruhi kemajuan koperasi”

“Apalagi diera Revolusi Industri 4.0 seperti saat ini yang serba digital, kemampuan mengopersionalkan digitalisasi menjadi kewajiban mutlak. Kalau tidak, koperasi dan UKM akan tertinggal”

“Kami berharap, koperasi dan UKM bisa naik kelas, layaknya perusahaan besar. Bisa mengembangkan usahanya secara profesional. Sehingga secara otomatis akan menarik minat masyarakat untuk menjadi anggota koperasi”, pungkasnya. [Erl]

Berita Lainnya