Tanamkan Pemahaman Koperasi Di Kalangan Mahasiswa Lewat Sarasehan Koperasi Milenial

Peserta Sarasehan Koperasi Milenial dengan tema “Revitalisasi Gerakan Koperasi Mahasiswa di Era Milenial ” di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung Fakultas Hukum UPN “Veteran”  Surabaya

 

Surabaya, PIPNewsJatim.Com – Koperasi Mahasiswa Giri Widya Karta (Kopma) Kampus UPN Veteran Surabaya, Jawa Timur mengadakan acara Sarasehan Koperasi Milenial dengan tema “Revitalisasi Gerakan Koperasi Mahasiswa di Era Milenial ” di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung Fakultas Hukum UPN “Veteran”  Surabaya, Kamis (07/12 2017).

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Heni Susanto, pada awalnya, acara tersebut mengundang  tiga pembicara. Namun, satu dari pembicara tersebut yaitu Rektor UPN berhalangan hadir, dan sempat diwakilkan ke Wakil Rektor III tapi ternyata juga berhalangan, sehingga hanya tinggal dua pemateri, yaitu Muhammad Faishol Husni ( Lembaga Pendidikan Perkoperasian atau Lapenkop Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jatim, mewakili Ketua Dekopinwil Jatim ). Dan Olan Harlan (Staf Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur  mewakili Kepala Dinas) .

Ditempat yang sama, Hari, Ketua Kopma Giri Widya Karta UPN Surabaya, menjelaskan bahwa, sarasehan tersebut digelar untuk membincangkan bagaimana gerakan koperasi mahasiswa di era milenial untuk mewujudkan sinergitas gerakan koperasi sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang mampu mendobrak sektor ekonomi Indonesia secara koperehensif sesuai dengan kondisi dan tantangan zaman saat ini.

“Sarasehan ini kita maksudkan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa UPN, utamanya anggota Kopma UPN tentang pentingnya Koperasi Mahasiswa di Kampus,” jelas Hari.

Selain itu, lanjut Hari,  keberadaan Koperasi Mahasiswa hendaknya mampu memanggul peran penting sebagai wadah entreprenur bagi mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa memiliki jiwa berwirausaha dengan semangat koperasi. ” Koperasi Mahasiswa harus sudah mulai ambil peran dalam gerakan perkoperasian di Indonesia. Saya yakin hal itu mampu mempercepat kemajuan koperasi di Indonesia,” tukasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, maka perlu adanya kerjasama dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dewan Koperasi Indonesia dan utamanya pihak kampus.  ” Karena kopma ini kan berada di dalam kampus,” pungkasnya.

Sementara itu, Mohammad Faisol Husni, selaku narasumber dari Dekopinwil Jawa Timur, menegaskan bahwa Koperasi mahasiswa sebagai organisasi kader harus mampu menangkap peluang di era milenial.  Koperasi Mahasiswa sebagai aset utama bagi kemajuan gerakan koperasi di Indonesia. Dirinya berharap mahasiswa yang mengikuti sarasehan mampu membaca dan memanfaatkan peluang berkoperasi dalam rangka meningktkan kesejahteraan melalui pemanfaatan teknologi.

“Dekopinwil sebagai organisasi gerakan koperasi tunggal di Indonesia berkomitmen dan siap untuk bekerjasama dan memfasilitasi setiap kegiatan Kopma, utamanya di bidang pendidikan,” tandas pria yang akrab disapa Husni ini.

Ollan, narasumber lainnya dari Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, menyampaikan materi tentang pemahaman wawasan akan pentingnya gerakan koperasi bagi mahasiswa. Ia menjelaskan konsep-konsep gerakan koperasi. Selanjutnya ia juga menunjukkan beberapa galeri yang disediakan oleh Dinkop untuk mewadahi usaha-usaha koperasi dan UKM.

” Melalui fasilitas Dinkop saya berharap kopma bisa berkembang mengikuti perkembangan zaman,” tukas Ollan.

Pada saat sesi tanya jawab, beberapa mahasiswa tampak antusias menyampaikan beberapa pertanyaan terkait kendala Kopma, peluang pemanfaatan teknologi, serta peran konkrit Lapenkop dan Dinkop dan UKM terhadap untuk kemajuan Kopma.

Mohammad Faishol Husni saat menjawab beberapa pertanyaan mahasiswa menjelaskan bahwa kedepam akan ada kerjasama yang berkelanjutan antara Lapenkop dengan Kopma GWK melalui pelatihan-pelatihan yang diprogramkan.

Jawaban senada juga disampaikan oleh Olan, bahwa pihaknya sangat terbuka dalam upaya pengembangan usaha Kopma. Ia berharap  mahasiswa yang mengikuti Sarasehan mampu membaca dan memanfaatkan peluang berkoperasi dalam rangka meningktkan kesejahteraan melalui pemanfaatan teknologi. [nam]

Berita Lainnya