Suasana Batin Isue Perubahan Munas Dekopin

(R. Nugroho)

Opini, Pip NewsJatim.Com – Isue perubahan dalam pembangunan perkoperasian merembak diarena Monas Koperasi yg digelar di hotel claro Makassar 11-14 November 2019.

Mengikuti suasana kebatinan dan gebyar perhelatan Munas Dekopin , ada beberapa catatan yang penulis dapatkan. Isue perubahan pada dasarnya muncul karena kegalauan yang dirasakan sebagian penggiat koperasi terhadap karya Dewan Koperasi Indonesia sebagai wadah pemersatu dan pemerjuang kepentingan gerakan koperasi Indonesia yang selama ini tidak secara nyata mewujudkan cita cita Gerakan Koperasi Indonesia.

Sepanjang sejarah perjuangan gerakan koperasi Indonesia yang sangat Monumental dan patut dicatat adalah upaya Gerakan Koperasi Jawa Timur yang mengajukan uji materi UU 17/2012 tentang perkoperasian ke Mahkamah Konstitusi atas dasar keyakinan bahwa UU 17/2012 menyimpang dari nilai prinsip dan cita-cita gerakan koperasi.

Terlepas dari dikabulkannya permohonan uji materi oleh Mahkamah Konstitusi, kekecewaan yang dirasakan gerakan koperasi Jawa Timur karena peran dan keterlibatan Dewan Koperasi Indonesia tidak ada sama sekali.

Rekomendasi Konggres Koperasi III
Makasar 2017 yang melahirkan keputusan politik dan langkah strategis perjuangan koperasi Indonesia telah mengamanatkan Dewan Koperasi Indonesia untuk melakukan aksi membela kepentingan gerakan koperasi Indonesia.

Berangkat dari salah butir rekomendasi Konggres Makasar untuk memperjuangkan regulasi keadilan pajak bagi usaha koperasi, pada saat ini Gerakan koperasi dilapangan memperjuangkan tuntutan keadilan pajak ke pengadilan pajak, dan lagi-lagi dirasakan peran dan keterlibatan Dewan Koperasi Indonesia tidak hadir mendampingi.

Dewan Koperasi Indonesia belum hadir membela Kepentingan Gerakan Koperasi di daerah. Dan banyak hal lain yang membuat kegalauan para penggiat koperasi tentang peran Dewan Koperasi Indonesia sebagai advokator gerakan koperasi yang belum pernah hadir total membela kepentingan gerakan koperasi.

Inilah suasana kebatinan yg penulis rasakan akan hadirnya isue perubahan dalam kehidupan Dewan Koperasi Indonesia mendatang.

Perubahan tidak hanya siapa yang akan memimpin Dekopin mulai pusat sampai daerah, tetapi juga arah perjuangan, tata organisasi serta semua aspek kehidupan dekopin sebagai wadah perjuangan koperasi Indonesia. Semoga perubahan menjadi hasil akhir Munas Dekopin Makasar 2019.

Penulis : R. Nugroho M, Pengamat Perkoperasian.

Berita Lainnya