Sri Untari : Sepanjang Hayat, Saya Akan Tetap Berkoperasi

(Sri Untari Didampingi Keluarga (sebelah kanan) dan Ketua Puskowanjati (Sebelah kiri) Sesaat Setelah Dilantik Sebagai Anggota DPRD Jatim Pwriode 2019 – 2024)

 

Surabaya, PipNewsJatim.Com – Sebanyak 120 anggota DPRD Jatim terpilih resmi dilantik untuk masa jabatan 2019 – 2024. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jatim di Kantor DPRD Jatim Jalan Indrapura Surabaya, Sabtu (31/08/2019).

Salah satu anggota DPRD Jatim terpilih yang merupakan satu-satunya srikandi koperasi Jatim, Dra. Sri Untari Bisowarno, M.Ap yang merupakan ketua umum Koperasi Setia Budi Wanita mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah bergeming bahwa dirinya juga dibesarkan oleh gerakan koperasi. Bahkan pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan dari gerakan koperasi sehingga pihaknya bisa terpilih kembali untuk yang kedua kalinya.

“Terima kasih atas kepercayaan gerakan koperasi yang kembali memberikan amanah ini. Saya memiliki background koperasi dan sepanjang hayatpun akan tetap berkoperasi”, ujar Sri Untari.

Sri Untari terpilih kembali menjadi anggota DPRD Jatim yang kedua kalinya dari dapil VI (Malang Raya) meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu dengan perolehan suara sebanyak 112.605 suara.

Sri Untari bertekad akan tetap memperjuangkan aspirasi gerakan koperasi di Jatim agar koperasi di Jatim semakin tumbuh dan berkembang.

“Koperasi akan menjadi yang terpenting dalam hidup saya. Saya akan tetap memperjuangkan agar koperasi di Jatim semakin tumbuh dan berkembang sesuai dengan keinginan dan cita-cita kita bersama. Oleh karena itu, sinergi dengan seluruh OPD terkait yang bisa saling mendukung dan Dinas Koperasi akan menjadi yang sangat penting untuk mensukseskan tumbuh dan berkembangnya koperasi”, tandasnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Sri Untari bersama anggota DPRD Jatim yang lain berupaya akan mengoptimalkan fungsi-fungsi DPR. Menurutnya anggota dewan merupakan dewan yang tidak bisa berdiri sendiri dan bukan pribadi sehingga yang dilakukannya adalah collective collegial.

“Kami akan memaksimalkan fungsi legislasi, budgeting dan controling yang kami miliki sebagai tupoksi dasar dan semuanya akan menjadi cara kita bekerja dan mempertanggungjawabkan pekerjaan yang telah diberikan oleh seluruh publik Jawa Timur kepada kita semua”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya