PUSKUD “ Jateng dan Bali DWIPA “ Sepakat Kerjasama Pemasaran Produk Anggotanya

 

Bali, PipNewsJatim.Com – Diawali dengan pembekalan materi yang diselenggarakan di Noorman Hotel Semarang Jl. Teuku Umar no. 27 Gajah Mungkur Kota Semarang Jawa Tengah, pada Senin 27 Agustus 2018 yang di fasilitasi oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, peserta yang berjumlah 20 Koperasi Unit Desa (KUD) perwakilan dari anggota PUSKUD Jawa Tengah yang berjumlah 567 KUD, mendapatkan materi tentang branding produk strategi pemasaran produk oleh para pakar di bidangnya kemudian melanjutkan perjalananya ke Denpasar Bali.

Pada 28 Agustus 2018 sampailah rombongan gerakan koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali yang semuanya menjadi 29 yaitu : 20 KUD/PUSKUD JATENG, 5 UKM dan 4 orang yang mendampingi dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, sudah hadir juga di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali Kepala Dinasnya beserta para stafnya, Puskud Bali Dwipa dan anggotanya (KUD).

Acara kontak bisnis dimulai dengan penyampaian potensi oleh masing masing UKM (Usaha Kecil Menengah), KUD ( Koperasi Unit Desa) dari delegasi Jawa Tengah berikut sampel produknya spesifikasi dan harga, Sampel yang di bawa oleh KUD dan UKM laris manis di borong oleh hadirin yang dengan sukarela membelinya, hal ini juga sangat membantu untuk mengurangi bawaan pada saat nanti pulang kembali ke Jawa Tengah. Acara penyampaian potensi bisnis selesai dilanjutkan penandatanganan nota Kesepahaman (MOU, Memorandum of Understanding) antara PUSKUD JAWA TENGAH “ H. Wahyudi Basuki. SH” dan PUSKUD BALI DWIPA, Drs I Ketut Mardantha, juga UKM yang mewakili dengan para Buyer wilayah Provinsi Bali.

Kontak bisnis dan pengembangan jaringan direncanakan dilaksanakan sampai dengan 31 Agustus 2018, dimana hari berikutnya melakukan kunjungan secara langsung ke KUD di Bali (Koperasi Unit Desa Artha Wiguna jl. Raya Gel Gel), Koperasi Pasar (KOPAS) Srinadi Klungkung, PUSKUD (Pusat Koperasi Unit Desa) BALI DWIPA Provinsi Bali jl. Rampai 3A Denpasar, hadir juga dan mengikuti tour keliling koperasi dan ukm Bali buyer dari Bangladesh 2 personil yaitu Muhammad Hannan dan Karimullah yang siap membeli produk dari indonesia seperti Jahe, Kunir, rambut Jagung juga Asem.

Sementara itu, PUSKUD BALI DWIPA direncanakan akan memberikan stand khusus produk KUD dan ukm dari Jawa Tengah di supermarket miliknya yang lokasinya sangat strategis yaitu depan pasar tradisional Denpasar Bali. Hal tersebut menjadi kesepakatan pada saat kunjungan ke kantor PUSKUD BALI DWIPA yang dihadiri pula oleh Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah, Didik Prabowo.

KH.Amrulah Jazeri salah satu utusan dari KUD yang juga sebagai ketua 1 PUSKUD Jawa Tengah memberikan pandangannya tentang situasi koperasi di Indonesia secara umum. Menurutnya, koperasi hari ini tidak boleh mengeluh pada kenyataan. Koperasi harus bangkit dan mencari terobosan dan mampu menjawab tantangan zaman agar tetap eksis dan berkontribusi terhadap bangsa dan negeri ini.

“Kita tidak bisa kerja biasa-biasa saja sembari mengeluh akan kenyataan yang mencemaskan, kita harus mencari terobosan baru dengan antusias, melakukan perubahan-perubahan dan menjawab tantangan hari ini dan masa depan disitulah KUD akan tetap eksis dan tidak menjadi fosil masa lalu,” pungkas KH. Amrulla Jazeri. [Myd]

Berita Lainnya