Platform Rumah Koperasi Jatim, Langkah Cerdas Dekopinwil Jatim Fasilitasi Produk Koperasi

 

Sidoarjo, PipNewsJatim.Com – Ketua Dekopinwil Jatim Drs. Ec. Tri Harsono, menyampaikan bahwa pembuatan platform Rumah Koperasi merupakan tindak lanjut dari gagasan Dekopinwil Jatim pada tahun 2017 tentang pembuatan konsorsium koperasi. Bedanya, jika sebelumnya masih bersifat konvensional, maka Rumah Koperasi ini lebih milenial dan mengikuti perkembangan teknologi informasi. Fungsinya adalah mempermudah pelaku koperasi dalam memasarkan produk usahanya.

“Jika selama ini koperasi hanya fokus pada pelayanan anggota, maka dengan Rumah Koperasi ini, koperasi sudah mengarah pada Marketing produk yang disajikan dalam bentuk aplikasi secara modern”, ujar Tri Harsono saat memberikan sambutan pada kegiatan FGD Pembuatan Platform Rumah Koperasi Jawa Timur di Hotel Neo+ Sidoarjo, Selasa (30/04/2019).

Tri Harsono menjelaskan bahwa pada era modern yang sudah menggunakan teknologi canggih, maka Dekopinwil Jatim sebagai pembina koperasi di Jatim dituntut dan berkomitmen untuk memfasilitasi gerakan koperasi dalam bentuk market place Rumah Koperasi yang menggunakan teknologi informasi sesuai dengan era Revolusi Industri 4.0. Menurutnya, marketplace Rumah Koperasi ini akan didesign berbasis android sehingga mudah dipakai oleh semua konsumen. Tidak terkecuali bagi non anggota koperasi.

“Jika selama ini Selama ini untuk mengetahui produk koperasi hanya kalau ada pameran dan pasar rakyat. Dengan adanya rumah koperasi kapan saja bisa mengetahui produk koperasi”

“Melalui aplikasi online ini, anggota koperasi tidak perlu datang langsung ke toko atau supermarket milik koperasi. Saat ini banyak supermarket tutup. Ini adalah tantangan bagi kita di era revolusi 4.0. Aplikasi tersebut didesign berbasis android sehingga mudah dipakai oleh semua konsumen. Cukup Klik marketplace Rumah Koperasi, kebutuhan anggota koperasi sudah bisa terpenuhi”, ujarnya.

Tri Harsono mengatakan alasan mengapa Dekopinwil Jatim terdorong untuk membuat platform. Menurutnya, diusia koperasi yang hampir 72 tahun, perkembangan koperasi tidak signifikan dan cendrung stagnan. Tidak seperti badan usaha lain seperti BUMN dan BUMS yang sudah maju. Oleh karena itu, Tri Harsono berharap melalui marketplace tersebut koperasi berangsur-angsur sadar dari tidur panjangnya.

Tri Harsono menambahkan bahwa agar market place tersebut bisa bersaing dengan market place yang lain, maka pihaknya berharap agar seluruh anggota koperasi di Jatim harus bersatu. Caranya adalah dengan bersatu memanfaatkan aplikasi Rumah Koperasi.

“Kita harus bersatu memanfaatkan marketplace Rumah Koperasi agar kita bisa bersaing dengan marketplace dari badan usaha yang lain. Semoga sebelum harkop aplikasi sudah selesai sehingga harapannya bisa di launching pada acara puncak hari koperasi ke – 72”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya