Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Dekopin Perlu Perubahan

(Dewan Pakar Dekopinwil Jatim, Bambang Eko Muljono)

Makassar, PipNewsJatim.Com – Rektor Universitas Lamongan sekaligus anggota Dewan Pakar Dekopinwil Jatim, Bambang Eko Muljono mengatakan bahwa akselerasi koperasi saat ini dinilai sangat lambat. Oleh karena itu perlu perubahan disegala aspek termasuk didalamnya kepemimpinan.

“Sangat menarik pada Munas kali ini. Dunia mengalami perubahan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Koperasi harus dikawal oleh orang yang bisa bergerak cepat. Kalau tidak, kita akan digrounded”, ujarnya

Bambang Eko menilai bahwa perlu Kepemimpinan nasional di Dekopin yang benar-benar peka dan responsif terhadap kondisi koperasi. Bambang Eko melihat, beberapa tahun terakhir Dekopin seakan tidak berdaya bahkan cendrung membiarkan. Pihaknya mencontohkan, langkah gerakan koperasi Jawa Timur pada saat melakukan yudicial review terhadap Undang-Undang No. 17 Tahun 2012 dan langkah banding Perpajakan yang dilakukan PKPRI Kabupaten/Kota Kediri, terkesan Dekopin Pusat membiarkan gerakan koperasi Jawa Timur bertarung sendirian.

Tidak hanya itu, kepemimpinan Dekopin Pusat ternyata tidak mampu menggoalkan RUU Perkoperasian yang merupakan payung hukum gerakan koperasi.

“Yang ada hari ini, mengawal Undang-Undang saja tidak bisa. Masalah Perpajakan saja tidak diurusi. Stagnan begini saja selama 10 tahun”, kata Bambang Eko.

Oleh karena itu, pihaknya berharap seluruh elemen yang peduli terhadap perkembangan koperasi termasuk akademisi perlu ikut memikirkan nasib koperasi kedepan.

“Maka selaku akademisi, saatnya temen-temen di kampus ikut memikirkan. Perubahan merupakan keniscayaan”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya