Melalui RAT, Puskopkar Bulatkan Tekad Menjadi Koperasi Unggul

 

Surabaya, PIPNewsJatim.Com – Pusat Koperasi Karyawan Provinsi Jawa Timur (PUSKOPKAR JATIM) melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Room Deteksi Lantai 3 Graha Pena Surabaya, Sabtu (28/32018).

Dalam sambutannya, Ketua Puskopkar Jatim menyampaikan, “Puskopkar mempunyai sejarah yang panjang, berawal dari tahun 1996, dimana tahun 2000 mengalami kemuduran yang luar biasa, dengan berbagai masalah yang ada di dalamnya, terutama terkait dengan permasalahan sertifikat dari para user yang belum terselesaikan, yakni hampir 2000 lebih sertifikat dari user yang pada saat itu mengambil rumah yang dibangun puskopkar belum terselesaikan, ditambah fakumnya Puskopkar di tahun 2000 sampai 2006, jadi puskopkar tidak ada kegiatan sama sekali”.

Selanjutnya, “Pada 2007 Kami dan teman-teman sepakat untuk melaksanakan rapat anggota luar biasa, dimana disepakati untuk memilih kepengurusan yang baru, dan pada saat itu terpilihlah Pak Agus Hidayat sebagai Ketua Puskopkar Jatim sampai tahun 2010, karena kesehatan Pak Agus yang kurang baik membuat beliau tidak bisa lagi melanjutkan jabatannnya, dan akhirnya Saya dipilih untuk menggatikan Pak Agus dari 2010 sampai sekarang”.

Tri Harsono menambahkan, “Hal Pertama kali yang kami kerjakan adalah membantu para user untuk bisa mendapatkan sertifikat itu lagi, dimana sampai dengan saat ini sudah 1800 sertifikat user yang terselesaikan, dan kami menginventarisir aset-aset Puskopkar yang di akui oleh pihak lain dengan cara-cara yang tidak benar yaitu dengan cara memalsukan akta otentik, dimana seolah-olah Puskopkar itu menyerahkan aset nya kepada pihak lain, padahal sebenarnya puskopkar tidak pernah menyerahkannya”.

“Kami pengurus berusaha untuk membuktikan dan menulusuri kebenaran dari akta-akta itu, dan alhamdulillah berkat dukungan dari Bapak Kapolri melalui Bareskrim beserta tim nya yang diutus ke Jawa Timur untuk memeriksa semua pihak, kami bisa membuktikan bahwa akta-akta itu betul-betul palsu dan direkayasa. Itulah pintu masuk kami untuk segera mengembalikan aset itu menjadi milik Puskopkar Jatim kembali. itulah langkah besar yang kita lakukan, dimana aset 20 hektar bisa kembali menjadi milik Puskopkar jatim. Selain juga kami membantu para user untuk mendapatkan sertifikat, setelah hampir sepuluh tahun membeli rumah tidak ada sertifikatnya, alhamdulillah hari ini mereka bisa menempati rumahnya dengan hati tenang dan gembira, karena rumah yang mereka tempati sudah memiliki legalitas yang sah”.

“Kedepan kita mempunyai bisnis plan yaitu, ingin mendirikan sebuah kegiatan usaha di bidang perhotelan, perumahan, perkantoran, rumah sakit dan pendidikan. Dimana bisnis-bisnis ini berkaitan langsung dengan kebutuhan anggota, dan akan dikelola sendiri dengan menggandeng seluruh komponen gerakan koperasi, jadi kita ingin menyatukan koperasi dalam sebuah kegiatan usaha, sehingga koperasi akan menjadi lembaga usaha yang besar dan bisa mempunyai kedudukan yang sama dengan badan usaha lainnya, baik itu BUMN ataupun Swasta” Tegas, Tri Harsono yang juga sebagai Ketua Dekopinwil Jatim.

Dalam acara yang sama, Sri Untari sebagai wakil ketua Dekopinwil Jatim, menyampaikan, “Mendengar apa yang disampaikan oleh pak Tri saya kok tadi merinding ya, itu ide gila yang luar biasa, yang hanya bisa dipikirkan dan dilakukan oleh seorang enterpreneurship, dan saya tahu pak Tri adalah ahlinya”.

Selanjutnya, “Saya akan cerita saja, saya sudah lama diajak diskusi oleh pak Tri tentang aset puskopkar yang diakuisisi oleh para mafia tanah dengan cara pemalsuan akta. Komentar saya begini, tanah seluas itu dicaplok oleh mafia-mafia, susah ya pak Tri. Maka, sejak saat itu, kemudian saya berkoordinasi dengan teman-teman saya yang ada di komisis III DPRD Jatim, karena hal ini berkaitan dengan Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan”.

Sri Untari, menambahkan, “Tapi memang pak Tri, nanti kita nge-backupnya di pengadilan, nanti kalau pak Tri butuh bantuan kami di pengadilan, kami siap membantu, tapi pak Tri dengan segala kekuatan yang dimiliki, baik kekuatan pribadi maupun kekuatan Puskopkar ternyata mampu melakukan proses dibawah dengan sangat baik, hari ini pak Tri dengan merinding menyampiakan itu. Kedua, setelah mendengar rencana pak Tri yang sangat besar, itu mercusuar loh bapak ibu, mercusuar koperasi. Maka teguhkan kebersamaan, niat gotong royong dan saya yakin pasti bisa. Puskopkar pasti bisa”.

“Berkat perjuangan yang luar biasa dari pak Tri beserta teman-teman, sekarang aset-aset itu telah kembali dimiliki oleh Puskopkar, ini merupakan prestasi yang luar biasa. Alhamdullillah, biasanya pak Tri itu merenguk aja, tapi sekarang sudah mulai tersenyum”. Jelas, Sri Untari disambut tepuk tangan yang meriah dari para peserta Rapat Anggota Tahunan Puskopkar Jatim.

Alhamdulillah, ini merupakan keputusan rapat yang sangat luar biasa. Maka dukunglah bersama pak Tri untuk mensukseskan agenda besar ini.

Yang terakhir, “Jadi mana koperasi yang memiliki kekuatan dan visi yang jauh, kami akan backup. Puskopkar ini, punya visi yang luar biasa, tadi yang disampaikan pak Tri, ketemu harta karunnya lalu di desain untuk menjadi sesuatu yang luar biasa dikemudian hari, maka, Puskopkar akan menjadi kekuatan inti koperasi yang bisa membuat jawa timur ini berkeadilan sosial. Karena, kalau visi ini terwujud, bapak ibu akan punya aset triliunan, apalagi kalau sudah terberdayakan menjadi perumahan, perkantoran, perhotelan, rumah sakit dan pendidikan, itu adalah hal yang luar biasa. Maka cita-cita teman-teman Puskopkar bahwa setiap anak-anak karyawan Puskopkar itu mesti memiliki saham dari perusahaan itu. Nanti setiap anggota primer-primer Puskopkar bisa memiliki saham semua itu, dan ini bisa dibangun sendiri melalui gerakan bersama elemen koperasi, nanti SBW koperasi saya juga ikut di dalamnya”. Tegas, Sri Untari.

Selain itu, Sri Untari menambahkan “Seandainya 7 juta anggota koperasi se-Jawa Timur, separuh saja yang ikut memiliki saham itu, maka kita semua akan punya perusahaan besar. Saya tidak bisa membayangkan besarnya, kalau setiap warga koperasi memiliki saham dalam perusahaan tersebut. Prinsipnya adalah kita membangun jawa timur secara bersama-sama, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Turut hadir Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Bapak Drs. Andik Fadjar Tjahyono, M.Si mewakili Dinas Koperasi dan UKM Proivinsi Jawa Timur yang sekaligus membuka acara kegiatan rapat anggota tahunan Puskopkar Jatim. (Budi)

Berita Lainnya