Kopwan Taman Indah Kabupaten Sumenep Berkomitmen Dongkrak Kualitas SDM Pengurus dan Anggotanya

 

Sumenep, PipNewsJatim.Com – Ketua Koperasi wanita Taman Indah Hj. Ummul Hasanah menyampaikan bahwa Kopwan Taman Indah adalah salah satu contoh penopang perekonomian di daerahnya. Menurutnya, saat ini perempuan yang tergabung dalam wadah kopwan ini mampu menjadi meggerakkan kopwan. Tidak hanya sebagai penyedia keuangan skala mikro di desanya dan dapat menambah tambahan pendapatan bagi keluarga. Tetapi juga mampu memerangi bank titil atau rentenir sekaligus mengurangi pengangguran dan berdampak mengatasi kemiskinan di desanya.

“Melalui Kopwan, kami bisa menambah pendapatan keluarga. Tidak hanya itu, hadirnya Kopwan mampu mengurangi kemiskinan, pengangguran dan tak kalah lebih penting adalah mampu mengurangi bank titil atau rentenir”, ungkap Ummul Hasanah. Minggu (31/03/2019).

Ummul Hasanah menegaskan bahwa untuk meningkatkan profesionalitas Koperasi Taman Indah, kedepan pihaknya akan berkoordinasi dan melakukan studi banding terhadap koperasi yang sudah sukses dan maju.

“Studi banding itu sangat penting. Melalui hal tersebut, pengurus dan anggota bisa secara langsung belajar pada ahlinya yaitu koperasi yang maju dan sukses. Mungkin dengan itu kami bisa menibgkatkan kualias anggota dan pengurus Kopwan kami”, tuturnya

USP Bisnis Utama
Menurut Ummul Hasanah, bisnis utama Kopwan Taman Indah adalah USP. Melalui USP, Kopwan mampu membiayai produk unggulan anggotanya. Beberapa produk unggulan Kopwan Taman Indah adalah kripik gayam, kripik singkong, batik dan cendol. Bahkan, pangsa pasarnya telah menembus kota Surabaya dan sekitarnya.

Apalagi setelah pengurus bergabung menjadi anggota Asosiasi APU KW JATIM, jajaran pengurus semakin semangat terutama dalam menembus pasar yang lebih luas. Karena Kabupaten Sumenep sangat potensial dengan keunggulan batik yang sudah diakui dengan ciri khasnya sehingga dapat menambah pundi-pundi pendapatan kas di daerahnya.

“APU KW JATIM banyak membantu akses pemasaran produk kami. Kami bangga bergabung bersamanya. APU KW JATIM adalah solusi”, pungkasnya.

 

Berita Lainnya