Koperasi Peduli Di Sumenep, Dihadiri Wabub Ahmad Fauzi

(Wakil Bupati Sumenep Secara Aimbolis Memberikan Paket Sembako Pada Masarakat)

 

Sumenep, PipNewsJatim.Com – Salah satu rangkaian peringatan Hari Koperasi Ke – 72 yaitu Koperasi Peduli melakukan Bakti Sosial di 6 Kabupaten di Jawa Timur. Salah satunya adalah kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut menjadi istimewa lantaran dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi, SH, MM.

Tidak jauh berbeda dengan kabupaten yang lain, Koperasi Peduli di Kabupaten Sumenep membagikan 1.000 paket sembako. Sembako tersebut didistribusikan di 3 desa di Kecamatan Pragaan yaitu desa Pragaan daya, Prenduan dan Karduluk. Secara simbolis, penyerahan paket sembako dilaksanakan di Kantor Kecamatan Pragaan Sumenep, Rabu (14/08/2019).

(Koordinator Koperasi Peduli Sedang Menyampaikan Sambutan)

 

Koordinator Koperasi Peduli, Hj. Isminarti Tarigan menyampaikan bahwa Koperasi Peduli merupakan rangkaian dari peringatan Hari Koperasi ke – 72.

Isminarti Tarigan menjelaskan, meskipun kegiatan Koperasi Peduli merupakan rangkaian Harkop, tetapi kegiatan tersebut sangat spesial. Karena, Koperasi Peduli 100% murni dari partisipasi gerakan koperasi.

“Meskipun Koperasi Peduli merupakan rangkaian Harkop, tetapi tidak seperti kegiatan lain, Koperasi Peduli murni dari partisipasi dari gerakan koperasi di Jawa Timur”, jelasnya.

(Koordinatot Koperasi Peduli Memberikan Paket Sembako)

 

Isminarti Tarigan menyampaikan bahwa tujuan dari Koperasi Peduli adalah untuk berbagi dengan sesama dan mengenalkan nilai luhur dan keberadaan koperasi kepada masyarakat. “Koperasi sangat berbeda dengan badan usaha lain yang hanya beriontasi profit semata. Koperasi tidak hanya berorintasi pada profit tetapi juga sosial”, tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dekopinda Kabupaten Sumenep, Moh. Zaini mengungkapkan bahwa kegiatan Koperasi peduli harus dilaksanakan setiap tahun.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat menyentuh pada kaum Dhuafa untuk menambah kesejahteraanya. Sekaligus untuk memotivasi agar menjadi anggota dan penggiat koperasi. Sehingga kedepan, segala kebutuhan pokok ekonominya dapat difasilitasi oleh koperasi.

“Pertama, kami sangat berterima kasih atas perhatian gerakan koperasi di Jawa Timur sehingga kegiatan Koperasi Peduli dilaksanakan di Kabupaten Sumenep. Ini sangat membantu kaum Dhuafa yang ada disini. Selanjutnya, Koperasi Peduli bisa berdampak pada ketertarikan masyarakat untuk menjadi anggota dan penggiat koperasi. Semoga saja, kedepan mereka bisa tertarik dengan koperasi dan mempercayakan semua kebutuhan ekonominya terhadap koperasi”, ungkap Zaini.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi, SH, MM memberikan apresiasinya terhadap gerakan koperasi di Jawa Timur karena telah peduli dan membantu masyarakat yang dipimpinnya.

Pihaknya berharap, kegiatan Koperasi Peduli terus dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut langsung bersentuhan dengan masyarakat. Namun, pihaknya berharap jika tahun mendatang Koperasi Peduli dilaksanakan di Kabupaten Sumenep lagi, maka jumlah penerima bantuan tidak lagi 1.000 tetapi harus berkurang dari jumlah tersebut.

“Tentunya kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan kepedulian gerakan koperasi di Jawa Timur yang telah membantu masyarakat kami. Kami berharap, jika tahun depan kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Sumenep lagi, semoga jumlah penerimanya semakin menururun alias sedikit. Karena itu merupakan indikator suksesnya pemerintahan kami dalam mengurangi angka kemiskinan”, ujarnya.

Ternyata, Ahmad Fauzi memiliki perhatian terhadap perkembangan koperasi. Buktinya, pada kesempatan tesebut, Ahmad Fauzi menginginkan agar pengelolaan koperasi harua menyesuaikan dengan perkembanga Era revolusi Industri 4.0.

Menurut Ahmad Fauzi, koperasi harus menggunakan teknologi digital agar tidak ketinggalan dari pengusaha lain. Tidak hanya itu, koperasi harus produktif, kreatif dan inovatif.

“Sudah saatnya koperasi mampu mengaplikasikan teknologi digital agar tidak tertinggal dengan yang lainnya. Tak kalah pentingnya, koperasi harus produktif, kreatif dan inovatif agar koperasi tetap eksis dimasa mendatang”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya