Kiprah “ANA”Sebagai Jawara Ketua Paguyuban Kopwan

 

Malang, PipNewsJatim.Com – Di Benak Srikandi Pejuang Ekonomi Kopwan di desa Tirtomarto ini Tekadnya Sudah bulat untuk mengajak anggota Paguyuban Kopwan yang ada di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang untuk merampungkan RAT tepat waktu terbukti pada penghujung bulan Januari 2019 dari 13 Kopwan yang dipimpinnya sukses membabat habis dalam menggelar Rapat Anggota Tahunan Tutup Buku Tahun 2019.

Nama lengkapnya adalah Wahyu Sri Kristiana akrab dipanggil Ana yang tinggal di Dusun Krajan Rt. 08 Rw. 03 Ds. Tirtomarto Ke. Ampelgading. Sosoknya yang lincah, periang, supel dan bersahaja ini ternyata diam – diam menyimpan jiwa pemimpin yang loyal dan kedisiplinan tinggi yang tidak diragukan lagi sepak terjangnya, itu sudah ditunjukkan dengan diraihnya piagam penghargaan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang pada Tahun 2018 yang diserahkan di acara Harkop ke 71 yang perhelatannya di gelar di Kecamatan Poncokusumo. Atas kepemimpinannya dalam membimbing dan mengarahkan anggota paguyuban untuk memegang amanah anggota dalam mengelola koperasinya, sesuai yang tertuang di UU No. 25 Th. 1992 Tentang Perkoperasian, wajib bagi pengurus untuk mempertanggungjawabkan tugasnya selama tahun buku yang telah lewat kepada anggota di dalam Rapat Anggota.

Dengan adanya penumbuhan Koperasi Wanita di setiap desa diharapkan Kopwan menjadi penyedia keuangan Mikro pola konvensional di desa sehingga bisa memerangi ulah rentenir alias Bank Tithil/lintah darat caranya adalah dengan mengelola bantuan stimulan hibah sebesar 25 juta dan ditambah lagi 25 juta bagi yang berkinerja baik dari Provinsi Jatim dan meminjamkan kepada masyarakat ekonomi mikro dengan jasa rendah menyadari itu semua, Ana mengatakan, “pentingnya peran Paguyuban Kopwan dalam membantu pemerintah untuk mengelola dan menyalurkan dana pinjaman tepat sasaran. Oleh karena itu semua paguyuban Kopwan perlu kembali melakukan introspeksi dan berbenah terhadap tujuan utama dihadirkan program kopwan maka segeralah bergerak mengabdikan diri untuk menghidupkan peran paguyuban Kopwan yang bermuara pada tumbuh kembang dan mandirinya Kopwan di masing – masing desa dan diharapkan tidak ada lagi Kopwan yang mati suri, semoga semua permasalahan dan kendala yang ada di masing – masing kopwan yang ada di desa bisa diselesaikan dengan baik dan bijak,koperasi dikatakan sehat bila bisa melaksanakan RAT tepat waktu oleh karena itu wajib bagi pengurus Paguyuban Kopwan untuk merangkul anggotanya melalui Paguyuban yang telah dibentuk oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Malang untuk bersama – sama menggelar RAT tepat waktu, tuturnya. [Erl]

Berita Lainnya