Khofifah Kejutkan Koperasi Kareb Bojonegoro

Khofifah Indar Parawansyah saat disambut dan diminta selfie anggota Koperasi Kareb Bojonegoro

 

Bojonegoro, PIPNewsJatim.Com – Mendadak kantor Koperasi Kareb Bojonegoro dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu istimewa yaitu Khofifah Indar Parawansyah. Nyaris seluruh karyawan yang jumlahnya 2.500 orang terhenyak dan kaget dengan kedatangan Ketua PP. Muslimat NU ini, Selasa (27/2/2018).

Mantan Menteri Sosial di era Presiden Jokowi ini secara mengejutkan mendatangi kantor koperasi Kareb setelah melakukan pengajian akbar PP. Muslimat NU di Bojonegoro. Dengan kejutan itu, tampaknya pengurus Koperasi seperti kelimpungan mempersiapkan sesuatunya.

Khofifah tidak menampik bahwa kunjungan ke Koperasi Kareb itu sebagai bentuk kepedulian dan kagumannya kepada koperasi kareb. “Saya sangat kagum terhadap koperasi Kareb karena koperasi ini menjadi salah satu koperasi besar di Jatim. Tidak hanya itu, kekaguman saya karena koperasi Kareb mampu menyerap tenaga kerja yang sangat besar sehingga mampu membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran”, ujar dewan pembina Dekopin pusat ini.

Khofifah juga menyampaikan bahwa koperasi harus bangkit dan berdiri sejajar dengan lembaga ekonomi yang lain. “Saya ini adalah orang koperasi. Didalam darah saya mengalir darah koperasi. Saya tidak ingin koperasi menjadi lembaga ekonomi kelas 2. Koperasi harus bangkit berdiri sejajar dengan yang lainnya. Hal itulah yang mendorong saya berjuang di Dekopin. Jika Koperasi Kareb itu bisa menjadi besar, maka koperasi yang lain juga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi besar juga. Semua itu tergantung niat dan usahanya. Tetapi juga perlu didorong oleh good will dari pemerintah. Kalau pemerintahnya juga mendukung, niscaya koperasi akan bangkit dan besar”, pungkas Khofifah.

Perlu diketahui bahwa sebelum Khofifah ditunjuk sebagai Menteri Sosial pada kabinet Jokowi-Jk, tercatat khofifah pernah menjabat sebagai wakil ketua Umum Dekopin Pusat bidang pemberdayaan perempuan, pemuda dan hubungan antar lembaga. Setelah itu, Khofifah didapuk kembali sebagai dewan pembina di Dekopin Pusat hingga sekarang ini. Sementara itu, dikalangan koperasi, Khofifah pernah menjabat sebagai pengurus Induk Koperasi Wanita An-Nisa’ Muslimat NU.

Sementara itu, Direktur Utama Koperasi Kareb, Sriyadi Purnomo mengaku terkejut dan merasa terhormat atas kedatangan Cagub Jatim Khofifah di kantornya. “Tentunya kami sangat terkejut dengan kedatangan beliau. Kami berharap ini tidak ditanggapi secara politis karena beliau saat ini berada diranah tersebut. Terlepas dari itu kami merasa mendapat kehormatas atas kepedulian dan kedatangan Bu Khofifah”, ujar Ketua Dekopinda Kabupaten Bojonegoro ini.

Sriyadi juga menambahkan bahwa Koperasi Kareb juga menyempatkan diri untuk menyampaikan aspirasinya diantaranya adalah Pertama, perlunya pembatasan terhadap izin dan zona ritel modern yang dikhawatirkan akan menggerus eksistensi ritel koperasi. Kedua, perlu adanya perlakuan yg adil terhadap DBH CT atau dana bagi hasil cukai untuk jatim khususnya di daerah Bojonegoro, khususnya porsi untuk petani dan tenaga kerja di pertembakauan atau rokok harus lebih seimbang dengan porsi lainnya, untuk meningkatkan kwalitas tembakau di petani. Selain itu dapat dipergunakan untuk meningkatkan jiwa enterpreneur bagi anggota dan karyawan Koperasi Kareb, baik berupa pelatihan maupun modal usaha. Ketiga, perlu dibuatkan undang-undang tentang tembakau yang lebih memihak terhadap petani tembakau. Hal tersebut begitu sangat penting karena selama ini petani tembakau tidak mendapatkan harga yang layak jika dibandingkan dengan biaya produksi yang begitu tinggi. Padahal harga jual rokok begitu sangat tinggi sehingga menciptakan ketidakadilan.

“Ini namanya aji mumpung, mumpung beliau berkunjung ke Koperasi Kareb, jadi kami sampaikan aspirasi. Siapa tahu beliau diberi amanah oleh rakyat Jawa Timur”, pungkas Sriyadi Purnomo.[ELC]

Berita Lainnya