Ketut Sukena : Pemerintah Konsen Dalam Pembangunan Sektor Kelautan, Koperasi Mina Harus Berperan Aktif

(Ketut Sukena Memberikan Sambutan Pada Pelatihan Pemanfaatan Teknologi penangkapan Ikan dan Peningkatan Hasil Kelautan Bagi Koperasi Mina)

 

Surabaya, PipNewsJatim.Com – Bendahara Dekopinwil Jatim, Drs. Ketut Sukena menyampaikan bahwa Dekopinwil Jatim berupaya mensukseskan tugas pokoknya dalam membangun koperasi. Tiga pilar pokok Dekopin adalah Edukasi, fasilitasi, advokasi.

Menurutnya Pelatihan Pemanfaatan Teknologi penangkapan Ikan dan Peningkatan Hasil Kelautan Bagi Koperasi Mina yang saat ini dilaksanakan merupakan salah satu bentuk fasilitasi Dekopin dalam membangun koperasi Mina di Jatim.

“Kegiatan saat ini merupakan bukti konkrit keseriusan Dekopinwil Jatim dalam menfasilitasi dan membangun Koperasi Mina di Jatim”, ujar Ketut Sukena, Hotel Grand Inna Tunjungan, Surabaya (18/06/2019).

Ketut Sukena mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sangat serius dalam membangun sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, sektor tersebut merupakan harta kekayaan yang terakhir yang dimiliki Indonesia.

Oleh karena itu, Ketut Sukena sangat mendukung langkah pemerintah dalam menjaga dan memanfaatkan kekayaan tersebut.

“Orde Baru kita booming minyak. Tapi hasilnya tidak ada. Orde reformasi, kekayaan hutan tetapi marak illegal loging. Pun kita tidak mendapatkan apa-apa. Orde kepemimpinan sekarang, fokus pada sektor kelautan dan perikanan. Semoga langkah pemerintah ini bisa mensejahterakan rakyat”, ungkapnya.

(Kegiatan Pelatihan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi penangkapan Ikan dan Peningkatan Hasil Kelautan Bagi Koperasi Mina)

Kebijakan pemerintah dalam menjaga dan membangun sektor kelautan dan perikanan harus direspon oleh Puskud Mina di Jatim.

Menurutnya, Puskud Mina harus ikut berperan aktif dalam mensukseskan program pemerintah tersebut. Apalagi, tercatat di Jawa Timur setidaknya 22 kabupaten memiliki laut. Hal tersebut merupakan potensi yang harus dikembangkan.

“Potensi kelautan dan perikanan di Jatim sangat besar. KUD Mina sudah harus fokus dalam mengolah dan memanfaatkan bisnis sektor kelautan dan perikanan untuk kesejahteraan anggota”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya