Ketua Dekopinwil Minta BPKH Aktif Advokasi Persoalan Gerakan Koperasi

Ketua Dekopinwil Jatim Memberikan Pengarahan

Surabaya, PIPNewsJatim.Com – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, Drs Ec Tri Harsono meminta Badan Pelayanan Konsultasi Hukum (BPKH) Dekopinwil Jatim untuk aktif terlibat membantu dan melakukan advokasi terhadap persoalan-persoalan yang dialami gerakan koperasi di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Peningkatan Kapasitas Pembinaan Bagi Pimpinan Dekopinwil/Dekopinda di Jatim, di  Hotel Utami Sidoarjo, yang berlangsung 7-8 Oktober 2017. Selasa (07/11/2017).

” Sebagai insan koperasi sudah saatnya kita memperhatikan kemajuan koperasi kedepan. Untuk
BPKH saya berharap lebih berperan dalam rangka membantu masalah yang dihadapi koperasi yang berkaitan dengan masalah hukum,” jelas pria yang akrab disapa Tri ini.

Sebab lanjut Tri, saat ini banyak koperasi yang mempunyai aset tapi tidak jelas status hukum aset tersebut. Maka, hal tersebut perlu diadvokasi.

Tri juga menuturkan bahwa adanya BPKH menjadi keuntungan tersendiri bagi Dekopinwil. ” Bila menggunakan jasa advokat dari luar biayanya mahal,” tandasnya.

Selain itu, Tri juga menjelaskan bahwa pada tahun 2018, kegiatan Dekopinwil akan selalu melibatkan Dekopinda dan Pusat Gabungan Koperasi (Pusgab). Hal itu dengan sarat Dekopinda yang dimaksud sudah melakukan rakerda dan perlu ada sinkronisasi program antara Dekopinda dan Dekopinwil.

Tri juga menambahkan, saat ini Dekopinwil juga sedang melakukan kegiatan pembuatan sistem data base. ” Alhamdulillah bidang kelembagaan sudah membuat data base koperasi yang saat ini sudah masuk 200 koperasi dari kurang lebih 27.500 koperasi Se-Jatim,” pungkasnya.

H. Sularso, selaku panitia saat menyampaikan laporannya menjelaskan bahwa BPKH diseluruh Jatim perlu dibekali dengan pemahaman hukum. Baik hukum pidana dan perdata yang berkaitan dengan koperasi sesuai dengan hasil Kongres Makasar.[Kang]

Berita Lainnya