Kadis Koperindag Tuban : Bakti Sosial Harkop Ke-72, Wujud Eksistensi Koperasi

(Bakti Sosial Peringatan Harkop ke-72 Kabupaten Tuban)

 

Tuban, PipNewsJatim.Com – Kali ini, Rangkaian acara Hari Koperasi ke-72 Tahun 2019 di Kabupaten Tuban diwijudkan dalam bentuk kegiatan Bakti Sosial kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Car Free Day di Kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban. Minggu (21/07/2019).

Panitia Harkop bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, memperoleh sambutan luar biasa dari masyarakat dan berhasil melayani sebanyak 200 orang pengunjung CFD dan telah mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Antara lain berupa Pemeriksaan Kesehatan Umum, cek gula darah, asam urat dan kolesterol.

Rangkaian Bakti Sosial masih berlanjut berupa palayanan Donor Darah anggota gerakan Koperasi bekerja sama dengan Markas PMI Tuban.

 

(Panitia Bakti Sosial Peringatan Hari Koperasi Ke-72 Kabupaten Tuban)

Menurut Kepala Dinas Koperindag KabupatenTuban, Drs.Agus Wijaya MAP mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan hari koperasi ke-72 ini dimaksudkan untuk menunjukan pada masyarakat luas atas eksistensi gerakan koperasi di kabupaten Tuban, dimana gerakan koperasi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat khususnya pelayanan kesehatan.

“Bakti Sosial bertujuan untuk menunjukkan pada masyarakat luas bahwa koperasi masih eksis. Dan yang paling penting, koperasi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat sesuai dengan prinsip koperasi”, katanya

Agus Wijaya menambahkan bahwa Bakti Sosial tersebut secara tidak langsung dapat membangun kepedulian insan gerakan koperasi untuk ikut serta berpartisipasi dalam mensukseskan program pemerintah yaitu terutama Gerakan hidup sehat.

“Melalui Bakti Sosial ini akan terbangun kepedulian gerakan koperasi terhadap sesama dan juga bisa mewujudkan program pemerintah Gerakan Hudup Sehat”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Drs. Ruddys SW menegaskan bahwa gerakan koperasi senantiasa ingin selalu berbagi. Kemajuan koperasi harus berdampak pada kesejahteraan terutama kesehatan masyarakat pada umumnya.

“Insan gerakan koperasi itu harus bisa berbagi. Kemajuan koperasi harus berdampak pada masyakat. Disitulah letak perbedaan antara koperasi dengan yang lain”, tegasnya. [Jll].

 

Berita Lainnya