Ingin Tingkatkan Kemampuan Pembinanaan dan Kepemimpinan, Dekopinwil Gelar Pelatihan ESQ

(Ketua Dekopinwil Jatim, Drs. Tri Harsono)

 

Sidoarjo, PipNewsJatim.Com – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur sebagai salah satu lembaga koperasi yang ada di Jawa Timur mengadakan kegiatan pelatihan kemampuan pembinaan di bidang perkoperasian bagi pimpinan Dekopin di Jawa Timur.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekopin Wilayah Jawa Timur, Drs. Ec. Tri Harsono. Dimana pelatihan tersebut dihadiri oleh puluhan pengurus Dekopinda yang ada di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Drs. Ec. Tri Harsono mengungkapan tentang pentingnya pelatihan ESQ bagi pimpinan Dekopinda di Jatim. Menurutnya, pelatihan ESQ akan meningkatkan leadership sehingga mampu melakukan pembinaan terhadap koperasi-koperasi yang menjadi anggota Dekopinda. Hotel Sofia Front One Sidoarjo, Jumat (6/12/2019).

“Pelatihan ini sangat penting bagi pimpinan Dekopinda. Salah satu manfaatnya adalah menguatkan spiritual terutama dalam meningkatkan jiwa kepemimpinan pimpinan dekopinda yang ada di jawa timur”, ungkapnya.

Dia juga mengatakan “Di era revolusi industri 4.0, koperasi seharusnya mampu mengelola sebuah sistem dengan cepat dan tepat melalui aplikasi-aplikasi yang sudah tersedia”, ujarnya.

Tri Harsono menambahkan bahwa seharusnya Dekopin mampu untuk membangkitkan koperasi -koperasi yang alami kefakuman terutama Koperasi Mahasiswa. Pihaknya bersyukur, Kopma Universitas Brawijaya yang selama ini sempat mengalami kevakuman, sudah mulai bangkit dan berbenah. Bahkan Tri Harsono berharap Kopma UB kembali berjaya dan menjadi rujukan bagi perkembangan Kopma di Nusantara.

Menurut Tri Harsono, Kopma merupakan kader penerus koperasi dimasa yang akan datang. Oleh karena itu pihaknya akan membuat program yang bisa menyentuh kaum millenial yaitu Kopma dan mengajaknya untuk ikut berpartisipasi dalam membangun koperasi.

Tri Harsono menilai, setidaknya ada dua faktor penyebab mahasiswa enggan berkoperasi.

“Pertama, mungkin mereka sungkan terhadap senior-senior yang berkecimpung di dalamnya. Atau mungkin progam kita yang tidak menyentuh generasi muda. Oleh karena itu, kedepan Dekopinwil Jatim akan membuat program yang menyentuh dan mengakomodir kepentingan generasi millenial. Tidak hanya itu, kita harapkan bersama, Dekopinda dan koperasi harus dapat menggandeng pemuda dalam hal ini mahasiswa yang sudah dilatih di kopmanya masing-masing”, pungkasnya. [AF]

 

Berita Lainnya