Inflasi Jawa Timur Jauh Lebih Kecil dari Inflasi Nasional

 

Ponorogo, PipNewsJatim – Dr. Harmanta, Kepala Grup Advisory dan Pengembangan ekonomi BI Jawa Timur menegaskankan bahwa mitra ekspor terbesar Jawa Timur adalah Jepang. Hal tersebut menjadi semakin menarik, lantaran disampaikan secara langsung di Depan Konsulat Jendral Jepang saat menghadiri Dialog Publik HMMI Wilayah IV di Universitas Darussalam Gontor Ponorogo. Menurutnya, buah dari kerjasama dengan Jepang, menjadikan ekonomi Jawa Timur semakin meningkat.

“Posisi ekonomi Jawa Timur Triwulan 3 tahun 2018 lebih tinggi dibanding nasional yang mana hal ini didorong oleh investasi dan net ekspor antar daerah. Terlebih tingkat inflasi Jatim lebih rendah daripada inflasi nasional serta memiliki flukstuasi yang rendah di kawasan Jawa. Ini berarti perekonomian Jatim sudah berjalan dengan tingkat produktivitas dan efisiensi yang tinggi.” Ujarnya.

“Untuk mencapai perkembangan UMKM yang sustainable, kita dari semua lini perlu mendorong pembentukan ekosistem kewirausahaan yaitu sinergi dari kebijakan pemerintah, keuangan, budaya, sumber daya manusia, dan pasar harus berjalan beriringan dan saling terhubung satu sama lain dengan baik”, tambahnya.

Sementara itu, Konsulat jenderal Jepang Mr. Masaki Tani menyebutkan bahwa UMKM yang baik dan akan berjaya pada masa depan adalah UMKM yang mampu mengangkat nilai produknya, sehingga tidak harus meniru produk produk lain yang sudah sukses, cukup membangun brand itu yang paling penting.

Konjen Tani pun juga memaparkan keadaan UMKM masa kini dan masa depan di Jepang mulai dari teknologi sederhana hingga teknologi canggih yang mampu diciptakan oleh masyarakat Jepang secara Home Industry yang mana hal tersebut sangatlah berkesan dan membangun semangat mahasiswa yang hadir.

“Sebagai ketua panitia, saya sangat bangga dialog publik kali ini berjalan lancar, para narasumber membawakan materi dengan luarbiasa bagusnya diluar prediksi kita. Semoga setiap hal yang disampaikan bermanfaat dan dapat kita tangkap sehingga kita mampu berinovasi dan menjawab tantangan generasi milenial di era digital ini.” Tutup Asnawir ketua panitia Dialog Publik HMMI Wilayah IV. [FZ]

Berita Lainnya