HIMAPINDO Usung Misi Menjadi Pengusaha Sebelum Sarjana

 

Surabaya, PipNewsJatim.Com – Himpunan Mahasiswa Pengusaha Indonesia Surabaya dan Jawa Timur mengadakan Seminar Nasional dan Deklarasi HIMAPINDO Surabaya dan Jawa Timur yang diadakan di gedung Pasca sarjana K10 Universitas Negeri Surabaya Ketintang. Surabaya (22/9/2018).

 

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Budiyanto,S.Pi Selaku Ketua Umum HIMAPINDO, Perwakilan dari Polda Jatim Bidang BUJP dan Satpam, serta Anggota DPR RI, Ir. Fandi Utomo dari. Seminar tersebut dihadiri setidaknya 600 peserta dari beberapa  kampus di Surabaya dan Jawa Timur.

 

Pada kesempatan tersebut, Fandi Utomo menjelaskan bagaimana kita dalam mempersiapkan diri untuk “Indonesia Emas 2045”. Dalam materi tersebut diantara yaitu konsistensi Demokrasi, Civilation maju dan berkarakter, serta Ekonomi yang kuat dan berkeadilan. Tidak hanya itu, Fandi Utomo juga menjelaskan bahwa kalau ingin memulai usaha ada 3 syarat penting diantaranya Teman, Laboraturium (Tempat), dan Mentor.

Secara khusus Fandi Utomo memberikan Apresiasinya terhadap pengurus HIMAPINDO atas upayanya untuk mendeklarasikan HIMAPINDO. Menurutnya, hal tersebut tidak mudah, mengingat pengurus HIMAPINDO adalah mahasiswa. Tetapi atas niat yang tulus dan ikhlas serta semangat pantang menyerah, akhirnya HIMAPINDO mampu dideklarasikan dengan sukses. Namun yang lebih membanggakan, menurut Fandi Utomo adalah ketika mahasiswa memilih dan menentukan sikap untuk menjadi pengusaha patut diapresiasi. Menurutnya, saat ini masih sangat minim mahasiswa yang memilih untuk menjadi pungusaha. Banyak diantara mereka yang masih memilih untuk menjadi PNS, Karyawan Swasta dan lain.

“Saya bangga dan salut dengan adik-adik mahasiswa yang mampu mendeklarasikan HIMAPINDO ini. Tetapi saya lebih bangga lagi bagi mahasiswa yang milih untuk menjadi pengusaha. Karena mereka telah berada di jalur yang benar. Selamat semoga sukses”, ujar Fandi Utomo.

 

Sementara itu, Bidang BUJP dan Satpam Polda Jatim, AKBP Eliyas menyampaikan bahwa mahasiswa perlu mencoba salah satu bidang usaha yaitu jasa pengamanan/satpam. Menurutnya usaha tersebut cukup potensial khusunya di Jawa Timur. 

 

Eliyas menambahkan bahwa menjadi pengusaha itu tidak sulit. Bahkan menurutnya, untuk menjadi sarjana jauh lebih sulit daripada menjadi pengusaha. “Menjadi pengusaha bukan hal yang sulit, karena menjadi sarjana jauh lebih sulit. Salah satu caranya adalah sering-seringlah berkumpul dengan pengusaha agar mindsetnya juga tertanam jiwa Wirausaha.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum HIMAPINDO, Budiyanto, S.Pi, menyampaikan bahwa dalam memulai usaha harus buang jauh-jauh perasaaan takut dan ragu-ragu untuk memulai usaha. Menurutnya, ketakutan tersebut akan menyebabkan seseorang tidak akan menjadi pengusaha sukses. 

“Pengusaha suksea itu adalah mereka yang tidak pernah takut untuk bangkrut dan tidak pernah ragu-ragu dalam menjalankan bisnisnya,” ujar Budiyanto

Selain itu, Budiyanto yakin bahwa untuk menjadi pengusaha tidak perlu menunggu untuk lulus menjadi sarjana. Menurutnya, meskipun masih mahasiswa sangat bisa untuk menjadi pengusaha. “Menjadi Pengusaha sebelum Sarjana menjadi keharusan” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa terdapat tujuh komponen yang akan dikombinasikan oleh HIMAPINDO sebagai mitra jaringan kerja sama diantaranya adalah Mahasiswa, Kampus, Pengusaha, Notaris, Perbankan, Pemerintah Pusat/Daerah, Konsultan Pajak/Keuangan. 

 

Melalui komponen tersebut, mengajak mahasiswa untuk menjadi pengusaha dan bergabung dalam HIMAPINDO. “Tidak ada pilihan terbaik bagi mahasiswa saat ini kecuali mempersiapkan diri menjadi pengusaha”, pungkas Budiyanto. [FZ]

Berita Lainnya