Getol Dampingi Kopwan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Banyuwangi Langsung Ajak Kopwan Praktek Olahan Mamin

 

Malang, PipNewsJatim.Com Tulang punggung kemandirian USP Kopwan tidak terlepas dari anggota yang mempunyai usaha produktif yang menghasilkan produk bernilai tinggi dan berkwalitas sehingga dapat bersaing di kancah percaturan pasar bebas.

Berpijak dari Trend positif itulah maka, Bapak Alief Rachman Kartiono,SE.,MM selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Banyuwangi yang berkantor di Jl. Adi Sucipto Nmr. 76 menggelorakan Kopwan yang ada di daerahnya harus kreatif dan selalu berinovasi, untuk itu segera harus mengubah wajah pelayanan Simpan pinjam bagi koperasi untuk mentransformasi keanggotanya dari konsumtif yang berorientasi menjadi usaha produktif, sehingga produk UKM didaerahnya tumbuh berkembang dan mandiri, untuk mendorong pergerakan tersebut maka Pihaknya mengajak beberapa Kopwan melakukan lawatan ke daerah lain yang sudah maju dan sudah mengembangkan usahanya untuk itu pihaknya menyerukan agar melakukan study komparasi Kopwan khususnya dalam pengembangan usaha sektor riil sekaligus belajar dan mengkaji dari segi kelembagaan dan usaha koperasi, dibawah pimpinan Ida Larasati, SP. M.Si sebagai Kabid. Usaha Koperasi dan Ir. Lasiman kasi Aneka Usaha Koperasi serta didampingi oleh para punggawa ibu Jamilatul Komariah, SE. Mariyati Dwi Widadi dan mengajak perwakilan dari 17 pengurus Kopwan yang ada di Kabupaten Banyuwangi, rombongan tersebut mengunjungi Kopwan “Pundi Arta Jaya” Ds. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang sebagai salah satu Kopwan yang dipandang sebagai Role Model bagi Kopwan Kabupaten/Kota lain karena prestasi yang cukup cemerlang.

Srikandi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Banyuwangi, Ida Larasati panggilan populernya ini menuturkan bahwa kunjungan ke kopwan kali ini ibarat sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui karena disertai dengan praktek langsung pengolahan makanan dan minuman.

“Tentunya kegiatan ini sangat menarik. Tidak hanya menimba ilmu secara langsung pada ahlinya. Tetapi kami juga secara langsung bisa praktek mengolah makanan dan minuman. Kegiatan ini sangat luar biasa”, ujarnya.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Muarifatul Nurjanah salah satu anggota Kopwan Pundi Arta Jaya yang sudah yang sangat berpengalaman di dunia kuliner dan sering dipanggil dari berbagai instansi sebagai Tutor.

Pada kesempatan tersebut, sengaja dipilih buah Sirsak menjadi bahan baku. Karena ketersediaan buah sirsak di Banyuwangi cukup melimpah.

“Sengaja kami memilih buah sirsak menjadi bahan baku pada praktek kali ini. Karena buah Sirsak di Banuwangi cukup melimpah dan harganya terjangkau. Semoga saja, kedepan olahan buah Sirsak memiliki nilai ekonomi yang tinggi”, pungkas Ida Larasati

Sementara itu tempat yang dipilih untuk praktek olahan Mamin sekalian rehat dan makan siang adalah di salah satu Usaha kuliner “Warung Luwe” yang berlokasi di Ds. Tawangargo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, milik Ika Rachmawati salah satu anggota yang permodalannya digelontor dari Kopwan “Pundi Arta Jaya”. [Erl]

Berita Lainnya