Generasi Emas dan KUD Mina

 

Surabaya, PipNewsJatim – Ketua Dekopinwil Jatim, Drs. Ec. Tri Harsono mengatakan bahwa Kelautan dan Kemaritiman merupakan sumber Daya Alam yang telah memberikan pendapatan yang sangat besar terhadap negara. Oleh karena itu, koperasi perikanan atau koperasi Mina harus ikut berkontribusi dengan memanfaatkan dan mengolah hasil laut dan potensi perikanan yang lain agar anggota koperasi sejahtera.

“Sumber daya laut kita luar biasa besar dan mampu memberikan kontribusi pendapatan PDRB secara nasional”, hal tersebut disampaikan pada saat memberikan sambutan pada acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Sumber Daya Kemaritiman Bagi Koperasi Mina di Hotel Bidakara Fancy Tunjungan Surabaya, Rabu (24/04/2019).

Tidak hanya itu, menurut Tri Harsono, pendapatan yang tidak tampak tetapi memiliki efek besar terhadap kemajuan dan keberlangsunga Bangsa dari hasil perikanan adalah lahirnya generasi emas yang diharapkan mampu memajukan bangsa dan negara Indoneasia.

“Luar Biasa, manfaat hasil laut berupa ikan, akan melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas. Itu adalah pendapatan sekaligus aset jangka panjang. Ayo gemar makan ikan, untuk Indonesia Sehat dan Cerdas”, kata Wakil ketua Induk Koperasi Karyawan ini.

Masih belum maksimalnya Koperasi Mina yang tidak fokus pada sektor kelautan dan kemaritiman tidak lepas dari pengamatannya. Pihaknya menyayangkan bahwa usaha atau bisnis Koperasi Mina tidak mengoptimalkan has laut dan kemaritiman. Padahal potensinya sangat besar. Apalagi secara geografis, Indonesia berada pada posisi yang memiliki sumber daya kelautan dan kemaritiman yang sangat besar. Pihaknya berharap Koperasi Mina mulai melirik bisnis usaha kelautan dan kemaritiman.

“Aneh ya, Koperasi Mina usahanya bukan sektor perikanan dan kemaritiman. Seharusnya yang dijadikan bisnis utamanya adalah usaha perikanan, kelautan dan kemaritiman”, ujarnya.

Selain itu, Tri Harsono mengungkapkan bahwa Koperasi Mina sudah harus melakukan kaderisasi. Menurutnya, Koperasi Mina sudah harus memberikan kesempatan pada generasi muda untuk mengelola koperasi. Pasalnya, generasi muda disinyalir akan mampu memberikan solusi atas kebuntuan yang terjadi di Koperasi Mina.

“Sudah waktunya koperasi Mina memberikan kesempatan pad generasi muda untuk mengelola koperasi Mina. Dengan daya kritis, inovatif dan kreatifnya generasi muda akan memberikan efek kejut dan positif terhadap peningkatan usaha dan bisnis koperasi Mina. Itu tidak hanya pada koperasi Mina saja. Tetapi juga koperasi yang lain”, ungkapnya.

Besarnya potensi perikanan, kelautan dan kemaritimam tersebut, membuat Tri Harsono makin serius untuk melakukan upaya yang dapat dirasakan secara langsung oleh koperasi. Melalui Dekopinwil Jatim, pihaknya akan melakukan Bimtek, pelatihan dan fasilitasi yang lain untuk membuka paradigma koperasi Mina untuk menjadikan sektor perikanan, kelautan dan kemaritiman menjadi bisnis utama koperasi mina.

“Saat ini, bidang Kemaritiman memiliki anggaran yang paling besar daripada bidang yang lain. Ini bentuk perhatian kami terhadap koperasi Mina. Kedepan, kami akan tetap memprioritaskan bidang kemaritiman, semoga dengan upaya ini koperasi Mina bisa berubah paradigma bisnisnya”

“Kami juga memiliki gagasan berupa Rumah Koperasi sebagai bentuk respon kami terhadap revolusi industri 4.0. Semoga program tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh koperasi Mina dalam memasarkan produk olahan hasil perikanan”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya