Gali Ide Kembangkan Koperasi, MIS Group Gelar PRAJA 2018

Dewan Juri PRAJA 2018 dan manajemen MIS Group saat peluncuran lomba tulisan dan foto bagi jurnalis di Jakarta, Minggu (2/8/2018)

 

Jakarta, PipNewsJatim.Com – Guna membumikan dan mengembangkan koperasi lebih baik, maka pihaknya menggandeng wartawan. “Dalam pengamatan kami, perlu kegotongroyongan dari semua pihak untuk membuat koperasi eksis di negeri ini. Mulai dari membangun persepsi dan pemahaman masyarakat luas tentang koperasi zaman now yang bukan badan usaha dengan low image,” kata Tedy.

Media massa, menurut dia, adalah stakeholder penting yang memiliki peran dalam mengedukasi masyarakat luas. PRAJA 2018 diinisiasi MIS Group sebagai program Media Engagement MIS Financial Services. Bisnis MIS Financial Services meliputi usaha pembiayaan, fintech, dan Kospin Pracico.

“Kami berharap ajang apresiasi PRAJA 2018 bisa menghadirkan potret kemajuan koperasi dan kisah-kisah inspiratif kewirausahaan di Tanah Air. Semoga ini menjadi langkah bersama yang akan menyuburkan semangat bergotong-royong membangun Indonesia yang lebih baik,” kata Tedy lagi.

Selain itu, lanjut dia, dengan pengamatan wartawan yang berada di lapangan bisa menciptakan ide-ide baru dalam membangun koperasi di Tanah Air. “Ini salah satu cara kami menggali ide-ide baru demi koperasi yang lebih baik lagi,” harapnya.

Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani mengatakan, PRAJA bisa memacu jurnalis menulis dan memberitakan bahwa koperasi adalah masa depan ekonomi Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Sesmenkop UKM Meliadi Sembiring menyebutkan, jumlah wirausaha di Indonesia kini tercatat sekitar 3,1% dari total penduduk atau sekitar 8,06 juta jiwa. Sementara kontribusi koperasi terhadap PDB nasional sebesar 4,48%.

Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penyelenggaraan PRAJA 2018 sebagai ajang untuk mendorong pertumbuhan koperasi dan wirausaha di Indonesia. “Diharapkan PRAJA bisa menjadi suatu sinergi yang efektif antara kementerian dengan pelaku ekonomi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan secara merata,” kata Meliadi.

Sementara itu, Asisten Deputi Penyuluhan Kemenkop UKM Bagus Rachman mengatakan, pada era revolusi industri 4.0 tidak ada yang berubah dalam nilai-nilai yang dijalankan oleh koperasi. Sejak dahulu hingga saat ini, koperasi yang menjalankan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang diyakini secara konsisten antar-anggotanya.

Teknologi digital dan Internet of Things (IoT) yang ditawarkan kepada dunia usaha saat ini dapat dimanfaatkan oleh koperasi sebagai alat untuk efisiensi pelayanan koperasi kepada anggota. “Koperasi zaman now adalah koperasi yang dapat menggunakan sarana teknologi informasi tersebut dengan bijak dan semata-mata untuk memberikan manfaat yang lebih baik kepada anggota koperasi,” katanya.

Pada ajang kompetisi PRAJA 2018 ada dua kategori yang dilombakan yaitu Karya Tulis (berupa berita, feature, atau indepth reporting) dan Karya Foto (berupa foto berita atau feature). Penerimaan karya dimulai 3 September hingga 3 Oktober 2018. Karya tersebut harus sudah dipublikasikan di media massa dan/atau social media peserta selama periode 1 Januari 2017 hingga 2 Oktober 2018. [SND]

Berita Lainnya