E-Commerce dan Fintech, Jalan Mudah Koperasi Menjadi Profesional

 

Kediri, PipNewsJatim.Com – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jatim menunjukkan keseriusannya dalam mendorong gerakan koperasi untuk melek teknologi. Hal tersebut dilakukan dengan menggelar sosialisasi Penerapan E-Commerce dan Fintech pada usaha simpan pinjam bagi koperasi yang dilaksanakan di Hotel Lotus Kediri, Senin (26/11/2018).

Sedikitnya, 40 orang pengurus koperasi hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari KPRI, KUD dan koperasi dilingkungan TNI AD se ex wilker pembantu Gubernur Jatim di Kediri.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pimpinan Dekopinwil Jatim, Drs. Ketut Sukena, Msi. Menurutnya, melalui kegiatan sosialisasi penerapan E-Commerce dan Finance technolgy pada usaha simpan pinjam bagi koperasi ini, Dekopinwil Jawa Timur selaku fasilitator dan edukator bagi gerakan koperasi, berupaya agar gerakan koperasi Jawa Timur dalam memasuki era revolusi industri 4.0, tidak ketinggalan dan tetap setara dengan para pelaku ekonomi yang lain dalam penguasaan teknologi informasi yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan koperasi sebagai wadah usaha bersama sebagaimana amanat pasal 33 UUD 1945.

“Kami berupaya agar gerakan koperasi mampu berperan dan memanfaatkan E-Commerce dan Fintech agar usaha koperasi dapat berkembang dan setara dengan pelaku usaha yang lain”, ujar Ketut Sukena.

Sementara itu, R. Nugroho M, salah satu Narasumber pada kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat menuntut gerakan koperasi untuk mampu menggunakan semua aplikasi produk teknologi informasi dalam mengelola keseluruhan aspek anatomi koperasi. Mulai dari aspek jati diri, organisasi, usaha, permodalan dan manajemen koperasi.

Nugroho menambahkan bahwa menolak kehadiran produk-produk teknologi informasi di era digitalisasi saat ini, akan membuat koperasi ditinggal bahkan akan hilang dari percaturan dinamika perekonomian nasional.

“Jangan sampai koperasi menolak kehadiran teknologi digital. Kalau itu terjadi, maka siap-siaplah koperasi lenyap dari kancah perekonomian Nasional”, ungkap Ketua Dekopinda Kota Kediri ini.

Di tempat yang sama, Moh. Faishol Chusni, tenaga ahli Lapenkopwil Jatim dibidang IT, menyampaikan bahwa aplikasi teknologi akan mempermudah koperasi dalam mengembangkan usaha. Oleh karena itu, pihaknya telah merancang sebuah aplikasi yang mudah digunakan dan bermanfaat untuk meningkatkan performence dan usaha koperasi.

Chusni berharap agar dengan menggunakan aplikasi yang telah dirancangnya itu, pengurus koperasi di Jawa Timur mampu berdampingan setara dan sejajar dengan para pelaku ekonomi lain diluar koperasi dalam penguasaan teknologi informasi untuk mengembangkan usahanya.

“Aplikasi yang kami rancang itu, sangat mudah digunakan. Kami yakin, aplikasi tersebut dapat membantu koperasi menjadi profesional sehingga setara dengan pelaku usaha yang lain”, pungkasnya. [Ng]

Berita Lainnya