Dekopin Jatim Siapkan Program Untuk Kembangkan Bidang Kemaritiman

Ketua Bidang Kemaritiman Dekopin Wilayah Jawa Timur 

 

Surabaya, PIPNewsJatim.Com – Ketua Bidang Maritim Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jatim, Amin Sunarto, SP, MP melihat adanya potensi besar sektor perikanan dan kelautan di Jawa Timur yang masih belum dikelola secara maksimal oleh koperasi.

Hal tersebut disampaikan saat ditemui team PIPNewsJatim.Com di kantor PUSKUD Mina Jatim rabu (8/11/2017).

Dia menyayangkan seharusnya koperasi Mina menjadi koperasi yang besar sebanding dengan potensi yang ada.

“Di pantura saja garis pantainya itu hampir 1000 km. Ini potensi di sektor kelautan dan perikanan yang harus dikelola secara maksimal dan profesional oleh koperasi mina. Coba lihat, masyarakat disekitar pantai masih banyak yang belum sejahtera. Ini PR bagi kita untuk untuk meningkatkannya,” terang Amin Sunarto.

Pria yang akrab disapa Amin itu menambahkan bidang kemaritiman di dekopin ini adalah baru dan menyesuaikan dengan pemerintah pusat dengan dibentuknya kementerian koordinator kemaritiman yang sebelumnya juga digagas pada kabinet Gus Dur. Harapannya dekopin harus dapat menangkap peluang ini dan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan sektor kemaritiman.

“Kemaritiman ini potensi yang sangat besar. Ingat sejarah, bahwa kita ini bangsa yang besar dengan kekuatan maritimnya “Jales veva jaya mahe”. Saya yakin, kalau Dekopin peka dan mampu mengembangkan sektor maritim. Masyarakat kita yang dipesisir itu akan sejahtera dan kita akan menjadi bangsa yang maju” tukas pria yang juga sebagai pengurus di Puskud Mina Jatim ini.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan perhatian pada persoalan garam . Untuk mengakomodir kepentingan tersebut Amin akan membuat program yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan petambak garam di Jawa Timur.
“Iya kami sudah membuat program khusus untuk petambak garam,” tandasnya.

Dari 11 item program di bidang kemaritiman itu didominasi oleh program yang bersentuhan dengan garam. Salah satunya adalah fasilitasi koperasi garam. Itu menjadi perhatian kami karena lumbung garam nasional itu ada di jawa timur. Hampir 60% kebutuhan nasional di pasok dari jawa timur. Oleh karena itu Dekopin sudah sepantasnya memberikan perhatian khusus pada persoalan garam.[Elc]

Berita Lainnya