Bupati Tuban : Tema Harkop Ke – 72 Harus Menjadi Spirit dan Inspirasi Kebangkitan Koperasi

(Bupati Tuban, H. Fathul Huda didampingi Pimpinan Dekopinwil Jatim Drs. H. Sudarto Ma’rufSaat  Memotong Tumpeng Pada Peringatan Harkop Ke – 72)

 

Tuban, PipNewsJatim.Com – Puncak kegiatan Harkopnas Ke – 72 tahun 2019 Kabupaten Tuban di tandai dengan penyerahan hadiah dan berbagai trophy kejuaraan lomba serta pemotongan tumpeng oleh Bupati Tuban H. Fathul Huda di Pendopo Kridho Manunggal Kabupaten Tuban, Selasa (30/07/2019).

Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya oleh 800 orang dari gerakan koperasi, pejabat Dinas Koperasi dan UKM Jatim, dan Dekopinwil Jawa Timur, serta Forkopimda Kabupaten Tuban.

(Bupati Tuban Menyerahkan Thropy Lomba dalam rangka memperingati Harkop Ke-72)

 

Bupati Tuban, H. Fathul Huda menyampaikan apresiasinya atas berbagai kegiatan dalam rangkaian Peringatan ke-72 di Kabupaten Tuban. Bahkan, pihaknya sangat tertarik dengan tema Harkopnas ke-72 yaitu Reformasi total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0.

Fathul Huda berharap tema koperasi tersebut menjadi spirit dan inspirasi bagi gerakan koperasi di Tuban agar semakin profesional dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi sehingga eksistensi koperasi dapat dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat disekitarnya.

(Gerakan Koperasi Tuban Pada Peringatan Harkop Ke-72)

 

Tidak hanya itu, Fathul Huda berharap koperasi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong sebagai karakter koperasi yang secara alami tertanam dalam diri koperasi seperti yang telah ada sebelumnya di desa-desa.

“Jangan sampai perkembangan teknologi mengikis rasa persaudaraan, kekeluargaan dan gotong royong yang sudah menjadi identitas bangsa kita”, ujar Fathul Huda.

Pada peringatan Harkop ke – 72 yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati, H.Noor Nahar Husein dan Ketua Dekranasda Hj. Qodriah Fathul Huda. Bupati menekankan bahwa di era industrialisasi koperasi harus kreatif dan inovatif di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

Dengan menggunakan teknologi, koperasi dapat mengemas produk lokal menjadi berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi. Selanjutnya, produk tersebut dipromosikan melalui jejaring sosial dan e-commerce.

“Diera perkembangan teknologi yang pesat ini, gerakan koperasi harus produktif, kreatif dan inovatif. Jika sebelumnya masih belum memiliki produk, sudah saatnya memiliki produk. Jika sebelumnya, produknya tidak memiliki kemasan yang menarik, sudah saatnya dikemas dengan menarik agar mendapat perhatian konsumen. Jika sebelumnya, produknya dipasarkan secara konvensional, sudah saatnya dipasarkan dengan memanfaatkan teknologin digital seperti media soasial dan e-commerce”, kata Fathul Huda.

(Gerakan Koperasi Tuban Pada Peringatan Harkop Ke-72)

Selanjutnya, agar gerakan koperasi dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, Fathul Huda berharap agar pendidikan dan pelatihan perkoperasian lebih sering dijalankan sehingga kualitas SDM pengelola koperasi bisa beradaptasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi sehingga koperasi semakin maju.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Tuban, Agus Widjaya, MAP menyampaikan bahwa perkembangan dan pertumbuhan gerakan koperasi di Tuban cukup signifikan. Pasalnya, kontribusi dan partisipasi Dekopinda Tuban telah membantu program pemerintah Tuban dalam melakukan pembinaan terhadap koperasi.

“langkah kami selanjutnya adalah melakukan revitalisasi dengan cara perbaikan data base koperasi dan rehabilitasi dengan mengaktifkan kembali koperasi yang kurang sehat. Kami akan selalu bersama Dekopinda untuk mensukseskan program pemberdayaan dan pembinaan terhadap koperasi”, tandasnya. [Elc]

Berita Lainnya