Banyak Koperasi Minta Pendidikan Anggota, Tanda Meningkatnya Kesadaran Berkoperasi

(Susiati Bersama Pengurus dan Anggota Kopwan Kencana Mas)

 

Lumajang, PipNewsJatim.Com – Ketua Bidang Pengkajian Strategis Pengembangan Koperasi Dekopinda Lumajang, Susiati mengatakan bahwa Koperasi di Lumajang sudah mulai memperhatikan pentingnya pendidikan anggota.

Menurutnya, banyak koperasi banyak yang meminta ke Dekopinda agar mengadakan pendidikan anggota. Hal tersebut disampaikan pada saat memberikan pendidikan anggota di Kantor Kopwan Kencana Mas Desa Jambe Kumbu Kecamatan Pasru Jambe Kabupaten Lumajang, Sabtu (11/05/2019).

“Alhamdulillah, sekarang kesadaran koperasi tentang pentingnya pendidikan anggota makin makin meningkat. Banyak Kopwan minta pelatihan pendidikan ke Dekopinda”, katanya.

(Susiati Memandu Kopwan Kencana Mas)

Saat ditanya tentang Kopwan Kencana Mas, Susiati terlihat semakin bersemangat. Menurutnya Kopwan Kencana Mas adalah koperasi yang rutin mengadakan pendidikan anggota secara mandiri. Bahkan, Kopwan Kencana Mas sudah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

“Kopwan Kencana Mas ini sudah sering melakukan pendidikan anggota secara mandiri. Mereka mampu melakukannya. Kami lihat perkembangannya sangat signifikan. Kehadirannya sangat bermanfaat bagi anggotanya yang notabene mereka pedagang dan petani”, ungkapnya.

Susiati menjelaskan, salah satu manfaat pendidikan anggota adalah meningkatkan Partisipasi anggota. Yaitu meningkatkan kontribusi modal, pemanfaatan pelayanan usaha, keikutsertaan dalam pengambilan keputusan, pengawasan terhadap koperasi, serta keikutsertaan dalam menanggung resiko.

“Manfaat yang paling utama dari Pendidikan Anggota adalah anggota bisa memahami hak dan kewajibannya. Tidak hanya dalam partisipasi modal koperasi, tetapi mereka juga bisa ikut melakukan pengawasan”, jelasnya.

(Simulasi Partisipasi Anggota)

Komitee Bidang Pembinaan Organisasi BKWK Dekopinwil Jatim ini juga menyampaikan bahwa pengurus dan pengawas juga mendapatkan dampak dari pendidikan anggota tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar pengurus koperasi dapat menjadikan anggota yang berpartisipasi aktif sebagai suatu kekuatan. Terutama dalam pengelolaan koperasi yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan ekonomi anggota.

“Perlu apresiasi bagi anggota yang berpartisipasi aktif. Setidaknya mereka perlu dilibatkan dalam pengelolaan koperasi”, pungkasnya. [Elc]

Berita Lainnya