APU KW JATIM, Pejuang Ekonomi Tangguh

 

Artikel, PipNewsJatim.Com – Tahun 2009 – 2010 Provinsi Jatim telah menumbuhkan 8.506 Kopwan di 38 Kab/Kota di Jatim dengan Stimulan modal   Rp. 25 Juta sampai dengan 50 juta per koperasi dengan total nilai hibah sebesar Rp. 368.575 M yang bertujuan untuk pemberdayaan perempuan dan menghidupkan Ekonomi lokal, dengan harapan kopwan menjadi penyedia keuangan  mikro pola konvensional di desa.

Seiring dengan tumbuh kembangnya kopwan se Jatim baik dari segi Permodalan, jumlah anggota, aset, omzet, SHU, pengelolaan Unit Simpan pinjam, pemasaran, pengembangan usaha dll, tentunya ada beberapa kendala yang dihadapi oleh masing – masing Kopwan diantaranya adalah SDM, permodalan, pemasaran, kurangnya penguasaan tekhnologi menyadari kendala tersebut maka dengan pendampingan Bapak Soeharianto, SH. MM dari Kasi usaha simpan pinjam Selaku Pembina dengan perwakilan kopwan se Jatim sepakat melakukan terobosan  dan bergandengan tangan membentuk suatu wadah yang diberi nama “Asosiasi Ajang Pengembangan Usaha Kopwan  Se – Jatim” yang disingkat APU KW JATIM.
Maka pada tanggal, 07 Desember 2016 bertempat di Villa Nabila Pacet Mojokerto di tetapkan sebagai tonggak berdirinya APU KW Jatim sekaligus pemilihan pengurus  yang langsung dipandu oleh Pembina.

 

Usia APU KW JATIM  per 07 Desember 2018 baru dua tahun, tetapi telah melakukan beberapa kegiatan dan terobosan  diantaranya adalah menggelar temu akbar dan jejaring antar kopwan secara mandiri sebanyak 5 kali yang pertama tanggal 28 Desember 2016 di Resto Kebun Pakis Pacet Mojokerto, yang kedua tanggal 21 Pebruari 2017 di Hotel Sahid Montana Kota Malang, yang ketiga tgl.15 April 2017 di Taman Wisata Selecta kota Batu, yang keempat di Taman Wisata Kampung Anggrek Kabupaten Kediri tanggal 11 Pebruari 2018 Dan yang kelima tanggal 11 November 2018 Di Taman Wisata Paggora  Kota Kediri.

Melakukan study banding dan mengembangkan pangsa pasar baru yaitu di Nusa Tenggara Barat melalui Korwil APU KW JATIM yang ada di Mataram

Adapun yang tergabung di dalam keanggotaan APU KW Jatim adalah Pengurus Kopwan penerima hibah APBD Prov. Jatim dan badan hukumnya skala Kab/Kota di Jatim yang asetnya masih kecil dan masih membutuhkan Pembinaan baik ditingkat Kab/ Kota maupun Provinsi, APU KW JATIM dalam keanggotaannya tidak dipungut biaya berupa simpanan pokok dan simpanan wajib, padahal  biaya operasional lembaga cukup besar, namun karena jiwa  gotongroyongnya yang kuat dengan bekerja keras, kerja nyata dan kerja iklas  untuk melakukan kegiatan kontak dagang dan pelatihan biaya ditanggung bersama untuk kepentingan koperasi wanita dan anggotanya, kegiatan kontak dagang produk usaha anggota antar pengurus Kopwan se – Jatim baik melalui japri di grup dan tatap muka saat kontak dagang sampai bulan Desember 2018 menunjukkan Volume penjualan mencapai  4 Milyar  semoga APU KW JATIM berguna bagi anggotanya dalam meningkatkan SDM dan membuka jaringan pangsa pasar baru antar kopwan se Jatim, sebagai pangsa pasar potensial,karena kemandirian kopwan terletak pada anggota yang mempunyai Usaha Ekonomi Produktif.

APU KW JATIM sudah mengembangkan jaringan pangsa Pasar baru dan melakukan Tour dan study banding di Nusa  tenggara Barat melalui Korwil  APU KW JATIM YANG ada di Mataram dengan biaya mandiri.

Dalam mengemban tugas menggerakkan Roda organisasi APU KW JATIM, Pengurus selalu berusaha mencari terobosan untuk kemajuan dan suksesnya Kopwan dan pelaku UKM Se Jatim yang telah dinaunginya. Oleh karena itu, di penghujung Tahun 2018 Pengurus telah mencanangkan Program Kerja Untuk Tahun 2019.

Adapun  Program  kerja APU KW JATIM  untuk Tahun 2019 adalah (1). Fasilitasi pelatihan peningkatan pengelolaan USP sejumlah 100 orang, Pelatihan Mamin/Handycraft masing-masing, Bimtek Digital Marketing sejumlah 100 orang, pelatihan peningkatan kwalitas produk dan pangsa pasarnya di ruang rapat dinas koperasi dan UKM Prov. Jatim dengan harapan banyak anggota Kopwan yang berperan serta dalam Event yang telah dicanangkan pengurus beserta anggota APU KW JATIM. (2). Menggelar Kontak dagang secara kolosal yang melibatkan Kopwan se Jatim beserta para pelaku UKM pada Peringatan Hari Koperasi Indonesia. (3). Menyelenggarakan pelatihan peningkatan pengelolaan USP Kopwan,  peningkatan kualitas produk dan pangsa pasarnya. (4). Study banding ke koperasi yang sudah maju dengan tujuan meningkatkan SDM pengurus beserta anggota Kopwan, Pengelolaan USP Kopwan, Pengelolaan management koperasi (5). Study banding ke pengrajin/pelaku usaha yang sukses, dengan tujuan untuk meningkatkan mutu kwalitas produk anggota (6). Program Magang, work shop. (7). Study tour anggota APU KW JATIM. (8). Data base anggota APU KW JATIM Berbasis Aplikasi.

Harapan Pengurus APU KW JATIM, Dinas Koperasi dan UKM Prov. Jatim beserta Dinas Koperasi dan usaha mikro Kabupaten/Kota berperan dalam mensosialisasikan program-program APU KW JATIM seperti. Misalnya, membantu memfasilitasi pangsa pasar baru produk anggota yang dibiayai oleh USP kopwannya melalui media On line maupun kontak dagang secara mandiri, peluang kerjasama pemberian pinjaman antar koperasi, membangun Sinergi Informasi antar kopwan dalam rangka mengatasi permasalahan dan pemecahan yang dihadapi, mengubah wajah pelayanan kepada anggota dari konsumtif yang berorientasi menjadi usaha produktif sehingga produk anggota tumbuh dan berkembang karena tulang punggung kemandirian USP kopwan tidak terlepas dari anggota yang mempunyai usaha produktif.

Anggota Kopwan se-Jatim harus masuk dalam keanggotaan Asosiasi APU KW JATIM semakin banyak anggota yang bergabung akan semakin kuat dan kokoh Asosiasi APU KW JATIM, yang dimotori kaum wanita pejuang Ekonomi yang tangguh, sehingga bisa mendongkrak perekonomian di Jatim. [Erl]

Berita Lainnya